Fintech Legal Vs Ilegal, Ini Beda dan Cara Kenalinya!

Fintech Legal Vs Ilegal, Ini Beda dan Cara Kenalinya!

Sobat Singa, di tengah maraknya layanan pinjaman daring, penting untuk memahami perbedaan antara Fintech Lending legal dan ilegal. MinSing ingin mengajak Sobat Singa untuk lebih waspada agar tidak terjebak dalam jeratan pinjaman yang merugikan.

Banyak orang tergiur dengan kemudahan pinjaman daring, tetapi tidak semua layanan yang tersedia di internet sudah memiliki izin resmi. Yuk, kenali ciri-cirinya agar Sobat Singa bisa memanfaatkan layanan keuangan dengan lebih aman!

Apa Itu Fintech Lending?

Fintech Peer-to-Peer (P2P) Lending atau pinjaman daring adalah inovasi keuangan yang memungkinkan transaksi pinjam meminjam secara digital. Melalui teknologi ini, pemberi dan penerima pinjaman dapat bertransaksi tanpa perlu bertemu langsung.

Layanan ini disediakan oleh penyelenggara Fintech Lending, baik dalam bentuk aplikasi maupun situs web.

Agar dapat beroperasi secara legal, penyelenggara Fintech Lending harus terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dalam waktu maksimal satu tahun setelah beroperasi, mereka wajib mengajukan izin agar tetap diawasi oleh regulator.

Menurut Peraturan OJK Nomor 77/POJK.01/2016, setiap platform pinjaman daring harus memenuhi standar keamanan dan transparansi untuk melindungi pengguna. Sayangnya, masih banyak platform ilegal yang beroperasi tanpa izin, sehingga berisiko merugikan masyarakat.

Cara Memeriksa Legalitas Fintech Lending

Agar tidak terjebak dalam pinjaman ilegal, pastikan untuk melakukan langkah-langkah berikut:

  • Cek Status di Situs Resmi OJK

Kunjungi situs resmi OJK di ojk.go.id untuk melihat daftar Fintech Lending yang terdaftar dan berizin. Jika nama platform tidak ada dalam daftar, sebaiknya hindari penggunaannya.

  • Baca Syarat dan Ketentuan dengan Cermat

Fintech legal memiliki syarat dan ketentuan yang transparan, termasuk informasi mengenai bunga, tenor, serta biaya tambahan lainnya. Jika ada syarat yang tidak jelas, sebaiknya pertimbangkan ulang sebelum mengajukan pinjaman.

  • Perhatikan Alamat Kantor dan Layanan Pelanggan

Fintech Lending legal memiliki kantor fisik dengan alamat yang jelas serta layanan pelanggan yang responsif. Sebaliknya, platform ilegal sering kali tidak mencantumkan alamat kantor atau menggunakan alamat palsu.

Ciri-Ciri Fintech Lending Ilegal

Agar lebih waspada, berikut beberapa ciri umum dari Fintech Lending ilegal:

  • Persyaratan Pinjaman yang Terlalu Mudah

Fintech ilegal biasanya menawarkan pinjaman tanpa proses verifikasi yang ketat. Mereka tidak meminta dokumen pendukung atau informasi mengenai tujuan pinjaman.

  • Bunga dan Denda Tidak Transparan

Salah satu ciri utama pinjaman ilegal adalah suku bunga tinggi yang tidak diinformasikan sejak awal. Denda keterlambatan juga sering kali tidak jelas dan bisa terus bertambah tanpa batasan.

  • Akses Data Pribadi yang Berlebihan

Aplikasi Fintech ilegal biasanya meminta akses penuh ke kontak, galeri, dan data pribadi pengguna tanpa alasan yang jelas. Ini berpotensi disalahgunakan untuk penagihan yang tidak etis.

  • Metode Penagihan yang Kasar

Fintech ilegal sering kali menggunakan metode penagihan yang tidak sesuai aturan, seperti ancaman, intimidasi, atau menyebarkan informasi pribadi pengguna.

Pilih Fintech Lending yang Terpercaya

Menggunakan layanan pinjaman daring memang bisa menjadi solusi praktis dalam kondisi mendesak, tetapi pastikan Sobat Singa memilih platform yang sudah terdaftar di OJK. Keamanan dan kenyamanan dalam bertransaksi harus menjadi prioritas utama.

Jika Sobat Singa membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai layanan pinjaman daring yang terpercaya, pastikan untuk memilih Singa Fintech yang sudah memiliki izin resmi dan transparan dalam memberikan layanan.

Sobat Singa, yuk lebih bijak dalam memilih layanan keuangan! Pastikan hanya menggunakan Singa Fintech sebagai fintech lending yang legal agar terhindar dari risiko penipuan dan praktik yang merugikan.

Jika ingin tahu lebih lanjut mengenai layanan pinjaman daring Singa Fintech yang aman dan terpercaya, cek website dan aplikasinya untuk mendapatkan pengalaman finansial yang lebih nyaman!

Singa Fintech, Aplikasi Pinjaman Daring Terpercaya

Untuk mempermudah proses pinjaman dan mengelola keuangan Sobat Singa, segera unduh aplikasi Singa Fintech langsung dari Google Play Store atau App Store. Dengan aplikasi ini, Sobat Singa bisa mengajukan pinjaman daring terpercaya yang CEPAT, TANPA JAMINAN dengan BUNGA RENDAH, serta BERIZIN dan DIAWASI oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dengan surat izin nomor KEP-47/D.05/2020. Singa Fintech juga memiliki sertifikasi ISO dengan No. Sertifikat: ISMS1001242 yang berkomitmen untuk menjaga data pribadi Sobat Singa AMAN terlindungi dengan fitur canggih liveness detection untuk keamanan ekstra.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan dan produk pinjaman Singa Fintech, jangan ragu untuk menghubungi MinSing melalui telepon di 1500066 atau email di cs@singa.id. Layanan konsumen MinSing tersedia setiap hari Senin hingga Jumat mulai pukul 08:00 hingga 17:00 WIB.

Jangan lupa untuk mengikuti MinSing di semua akun sosial media untuk mendapatkan update terbaru, tips seputar solusi keuangan, dan informasi menarik lainnya. Kunjungi website Singa Fintech di Singa.id, atau temukan MinSing di platform sosial media berikut:

Tetap terhubung untuk mendapatkan solusi keuangan yang terbaik dan terpercaya dari Singa Fintech! #LifeBetterWithSinga

 

Fintech Legal Vs Ilegal, Ini Beda dan Cara Kenalinya!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top

TKB Information

Sesuai dengan prinsip transparansi informasi untuk perlindungan Pengguna yang wajib dilaksanakan oleh penyelenggara Layanan Pendaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) dan diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan pada POJK 10/POJK 05/2022 dan SEOJK No.19 Tahun 2023, maka Singa Fintech mempublikasikan Tingkat Keberhasilan Penyelesaian Pinjaman dalam 90 hari (TKB90), 60 hari (TKB60), 30 hari (TKB30), 0 hari (TKB0) sebagaimana tertera.

Semakin tinggi presentasi TKB90 yang tertera, menandakan semakin baiknya penyelenggara dalam memfasilitasi penyelesaian pinjam meminjam antara pemberi dan penerima pinjaman.

Rumus perhitungan yang digunakan : 

1. TKB90

TKB 90 = 100% – TWP 90

TWP 90 =

Posisi akhir wanprestasi diatas 90 hari kalender

Total posisi akhir

X 100%

2. TKB60

TKB 60 = 100% – TWP 60

TWP 60 =

Posisi akhir wanprestasi diatas 60 hari kalender

Total posisi akhir

X 100%

3. TKB30

TKB 30 = 100% – TWP 30

TWP 30 =

Posisi akhir wanprestasi diatas 30 hari kalender

Total posisi akhir

X 100%

4. TKB0

TKB 0 = 100% – TWP 0

TWP 0 =

Posisi akhir wanprestasi diatas 0 hari kalender

Total posisi akhir

X 100%