Bisnis Ramadhan Paling Laris, Takjil Jadi Pilihan Favorit!

Bisnis Ramadhan Paling Laris, Takjil Jadi Pilihan Favorit!

Sobat Singa, bulan Ramadhan bukan hanya momen untuk memperbanyak ibadah, tetapi juga waktu yang tepat untuk mencari tambahan rezeki. MinSing melihat bahwa banyak orang memanfaatkan kesempatan ini untuk menjalankan bisnis dadakan yang laris manis di pasaran.

Salah satu bisnis yang paling populer dan selalu dicari saat Ramadhan adalah jualan takjil. Selain itu, ada juga peluang usaha lain yang bisa Sobat Singa coba untuk meraup keuntungan selama bulan penuh berkah ini.

Yuk, simak ide-ide bisnis Ramadhan yang bisa menjadi sumber pendapatan tambahan!

Peluang Bisnis Dadakan yang Selalu Laris Saat Ramadhan

Banyak orang memanfaatkan momen Ramadhan untuk berjualan berbagai kebutuhan khas bulan puasa.

Berikut beberapa jenis bisnis dadakan yang memiliki potensi besar selama Ramadhan:

1. Jualan Takjil

Menjelang waktu berbuka, takjil menjadi incaran utama banyak orang. Dari hasil survei, sebanyak 42% dari mereka berencana untuk berjualan takjil selama Ramadhan.

Tak heran jika bisnis ini selalu ramai pembeli!

2. Pakaian Muslim dan Perlengkapan Ibadah

Banyak orang ingin tampil lebih rapi dan syar’i selama Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Ini menjadi peluang besar untuk berjualan baju koko, gamis, mukena, sajadah, serta perlengkapan ibadah lainnya.

3. Kue Kering Lebaran

Menjelang Hari Raya, permintaan kue kering seperti nastar, kastengel, dan putri salju meningkat tajam. Bisnis ini sangat cocok bagi yang suka membuat kue atau ingin menjual hampers lebaran.

4. Parcel dan Hampers Lebaran

Hadiah berupa parcel atau hampers menjadi tradisi yang banyak dilakukan saat Lebaran. Sobat Singa bisa mengemasnya dalam bentuk makanan, perlengkapan ibadah, atau produk lainnya yang menarik.

5. Jasa Catering untuk Sahur dan Berbuka

Tidak semua orang memiliki waktu untuk memasak sendiri saat sahur dan berbuka. Jika Sobat Singa punya keahlian memasak, bisnis catering bisa menjadi pilihan yang menguntungkan.

7 Takjil Favorit yang Bisa Jadi Ide Bisnis Ramadhan

Dari hasil survei, berikut adalah tujuh jenis takjil favorit orang Indonesia yang bisa Sobat Singa jadikan ide bisnis selama Ramadhan:

  • Es Buah – Minuman segar yang selalu dicari saat berbuka.
  • Es Campur – Campuran berbagai buah dan sirup yang menyegarkan.
  • Aneka Gorengan – Pisang goreng, tahu isi, dan tempe mendoan selalu laris.
  • Kue Jajanan Pasar – Klepon, dadar gulung, dan kue lumpur jadi favorit.
  • Es Pisang Ijo – Takjil khas Makassar yang banyak penggemarnya.
  • Kolak – Pisang dan ubi yang dimasak dengan santan dan gula merah.
  • Bubur Sumsum – Tekstur lembut dengan kuah manis yang menggoda.

Dengan melihat daftar di atas, Sobat Singa bisa memilih mana yang paling cocok untuk dijual sesuai dengan modal dan kemampuanmu.

Kenapa Harus Melakukan Riset Sebelum Memulai Bisnis?

Sebelum terjun ke dunia bisnis Ramadhan, penting untuk melakukan riset agar usaha yang dijalankan lebih terarah. Dengan survei yang tepat, Sobat Singa bisa mengetahui produk apa yang paling diminati, siapa target pasar yang potensial, dan bagaimana strategi pemasaran yang efektif.

Sebagai contoh, tanpa survei kita mungkin tidak akan tahu bahwa es buah adalah takjil yang paling diminati oleh masyarakat. Dengan informasi ini, Sobat Singa bisa mempersiapkan stok dan strategi pemasaran yang lebih baik.

Bagi Sobat Singa yang ingin memulai bisnis dadakan saat Ramadhan tapi masih terkendala modal, ada aplikasi Singa Fintech untuk mendapatkan dana tambahan. Dengan perencanaan yang matang, Sobat Singa bisa menjalankan usaha tanpa khawatir kekurangan dana.

Yuk, manfaatkan peluang bisnis di bulan penuh berkah ini dan raih keuntungan maksimal! Siap untuk memulai bisnismu?

Singa Fintech, Aplikasi Pinjaman Daring Terpercaya

Untuk mempermudah proses pinjaman dan mengelola keuangan Sobat Singa, segera unduh aplikasi Singa Fintech langsung dari Google Play Store atau App Store. Dengan aplikasi ini, Sobat Singa bisa mengajukan pinjaman daring terpercaya yang CEPAT, TANPA JAMINAN dengan BUNGA RENDAH, serta BERIZIN dan DIAWASI oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dengan surat izin nomor KEP-47/D.05/2020. Singa Fintech juga memiliki sertifikasi ISO dengan No. Sertifikat: ISMS1001242 yang berkomitmen untuk menjaga data pribadi Sobat Singa AMAN terlindungi dengan fitur canggih liveness detection untuk keamanan ekstra.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan dan produk pinjaman Singa Fintech, jangan ragu untuk menghubungi MinSing melalui telepon di 1500066 atau email di cs@singa.id. Layanan konsumen MinSing tersedia setiap hari Senin hingga Jumat mulai pukul 08:00 hingga 17:00 WIB.

Jangan lupa untuk mengikuti MinSing di semua akun sosial media untuk mendapatkan update terbaru, tips seputar solusi keuangan, dan informasi menarik lainnya. Kunjungi website Singa Fintech di Singa.id, atau temukan MinSing di platform sosial media berikut:

Tetap terhubung untuk mendapatkan solusi keuangan yang terbaik dan terpercaya dari Singa Fintech! #LifeBetterWithSinga

 

Bisnis Ramadhan Paling Laris, Takjil Jadi Pilihan Favorit!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top

TKB Information

Sesuai dengan prinsip transparansi informasi untuk perlindungan Pengguna yang wajib dilaksanakan oleh penyelenggara Layanan Pendaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) dan diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan pada POJK 10/POJK 05/2022 dan SEOJK No.19 Tahun 2023, maka Singa Fintech mempublikasikan Tingkat Keberhasilan Penyelesaian Pinjaman dalam 90 hari (TKB90), 60 hari (TKB60), 30 hari (TKB30), 0 hari (TKB0) sebagaimana tertera.

Semakin tinggi presentasi TKB90 yang tertera, menandakan semakin baiknya penyelenggara dalam memfasilitasi penyelesaian pinjam meminjam antara pemberi dan penerima pinjaman.

Rumus perhitungan yang digunakan : 

1. TKB90

TKB 90 = 100% – TWP 90

TWP 90 =

Posisi akhir wanprestasi diatas 90 hari kalender

Total posisi akhir

X 100%

2. TKB60

TKB 60 = 100% – TWP 60

TWP 60 =

Posisi akhir wanprestasi diatas 60 hari kalender

Total posisi akhir

X 100%

3. TKB30

TKB 30 = 100% – TWP 30

TWP 30 =

Posisi akhir wanprestasi diatas 30 hari kalender

Total posisi akhir

X 100%

4. TKB0

TKB 0 = 100% – TWP 0

TWP 0 =

Posisi akhir wanprestasi diatas 0 hari kalender

Total posisi akhir

X 100%