7 Tips Kelola Cash Flow Bisnis Biar Tetap Aman Setelah Liburan!

7 Tips Kelola Cash Flow Bisnis Biar Tetap Aman Setelah Liburan!

Libur panjang memang menyenangkan ya Sobat Singa, tapi efeknya ke bisnis sering bikin dag-dig-dug, gak sih? Setelah liburan seperti Lebaran atau akhir tahun, banyak pelaku usaha merasa kesulitan menjaga arus kas tetap stabil.

Pendapatan bisa menurun, sementara tagihan dan kewajiban tetap berjalan. MinSing di artikel ini akan bantu Sobat Singa memahami cara efektif mengelola arus kas bisnis setelah liburan, supaya bisnis kamu tetap aman dan bisa melaju dengan tenang.

Mengapa Arus Kas Setelah Liburan Sering Bermasalah?

Salah satu penyebab utama terganggunya arus kas setelah masa liburan adalah lonjakan pengeluaran saat musim ramai, tanpa dibarengi perencanaan keuangan jangka menengah. Misalnya, Sobat Singa mungkin menambah stok, menggaji tambahan pegawai musiman, atau menggelar promo besar-besaran.

Saat liburan usai dan penjualan mulai melambat, arus kas jadi ketat. Di sinilah peran manajemen keuangan jadi sangat penting.

Jangan tunggu sampai saldo menipis, baru cari solusi. Lebih baik antisipasi dan lakukan langkah-langkah pencegahan sejak awal.

Tips Mengelola Arus Kas Bisnis Setelah Libur Panjang

Agar keuangan bisnis tetap stabil dan gak bikin stres, coba ikuti beberapa langkah berikut ini:

1. Lakukan Evaluasi Keuangan Secara Menyeluruh

Cek kembali laporan keuangan selama periode liburan. Bandingkan pengeluaran dan pemasukan secara rinci.

Dari sini, Sobat Singa bisa tahu apakah ada pemborosan atau strategi yang bisa diperbaiki ke depannya.

2. Susun Proyeksi Keuangan 1–3 Bulan ke Depan

Setelah mengetahui posisi kas saat ini, segera buat proyeksi arus kas jangka pendek. Prediksi pengeluaran operasional, pendapatan harian, dan kebutuhan stok.

Ini penting untuk menghindari keputusan dadakan yang bisa mengganggu likuiditas.

3. Tunda Pengeluaran Non-Kritis

Kalau ada rencana investasi atau pengeluaran besar yang tidak terlalu mendesak, pertimbangkan untuk menundanya dulu sampai arus kas kembali stabil. Prioritaskan kebutuhan utama bisnis terlebih dahulu.

4. Negosiasi Pembayaran dengan Vendor

Kalau kas lagi ketat, jangan ragu berdiskusi dengan supplier atau mitra kerja untuk mendapatkan keringanan waktu pembayaran. Banyak vendor justru menghargai komunikasi terbuka dan kerja sama jangka panjang.

5. Dorong Penjualan dengan Promo Terukur

Untuk memancing penjualan setelah liburan, coba buat promo atau bundling produk yang tetap menguntungkan. Jangan sembarangan diskon besar yang justru bisa menekan margin laba.

6. Pantau Persediaan dengan Lebih Ketat

Pastikan Sobat Singa hanya menyimpan stok barang yang punya potensi tinggi untuk terjual. Hindari overstock, karena bisa menyedot modal usaha tanpa memberikan hasil cepat.

7. Manfaatkan Teknologi Akuntansi

Gunakan aplikasi pencatatan keuangan yang bisa bantu Sobat Singa melihat kondisi kas secara real-time. Ini memudahkan Sobat Singa membuat keputusan bisnis yang lebih akurat dan cepat.

Pentingnya Disiplin Finansial Setelah Musim Liburan

Liburan bisa saja selesai, tapi dampaknya terhadap keuangan bisnis bisa terasa cukup lama kalau tidak dikelola dengan baik. Itulah kenapa, disiplin finansial harus selalu dijaga, terutama saat masa transisi dari musim ramai ke masa tenang.

Dengan menjaga arus kas tetap sehat, Sobat Singa bisa lebih siap menghadapi tantangan mendadak atau peluang bisnis baru. Sobat Singa, kalau setelah evaluasi ternyata kamu butuh suntikan dana untuk menjaga kelangsungan operasional bisnis atau melancarkan strategi baru, kamu bisa mulai mempertimbangkan opsi yang lebih fleksibel.

Salah satu caranya adalah dengan mengajukan pinjaman melalui platform pinjaman daring yang sudah terpercaya, yaitu aplikasi Singa Fintech. Dengan proses yang praktis dan cepat, Sobat Singa bisa langsung mengatur keuangan bisnis tanpa harus repot.

Yuk, ambil langkah cerdas untuk menjaga arus kas tetap stabil, Sobat Singa! Jangan biarkan liburan yang menyenangkan malah jadi beban di kemudian hari.

Coba praktikkan tips di atas, dan lihat sendiri bagaimana bisnis Sobat Singa bisa tetap kuat meski musim ramai sudah lewat.

Singa Fintech, Aplikasi Pinjaman Daring Terpercaya

Untuk mempermudah proses pinjaman dan mengelola keuangan Sobat Singa, segera unduh aplikasi Singa Fintech langsung dari Google Play Store atau App Store. Dengan aplikasi ini, Sobat Singa bisa mengajukan pinjaman daring terpercaya yang CEPAT, TANPA JAMINAN dengan BUNGA RENDAH, serta BERIZIN dan DIAWASI oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dengan surat izin nomor KEP-47/D.05/2020. Singa Fintech juga memiliki sertifikasi ISO dengan No. Sertifikat: ISMS1001242 yang berkomitmen untuk menjaga data pribadi Sobat Singa AMAN terlindungi dengan fitur canggih liveness detection untuk keamanan ekstra.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan dan produk pinjaman Singa Fintech, jangan ragu untuk menghubungi MinSing melalui telepon di 1500066 atau email di cs@singa.id. Layanan konsumen MinSing tersedia setiap hari Senin hingga Jumat mulai pukul 08:00 hingga 17:00 WIB.

Jangan lupa untuk mengikuti MinSing di semua akun sosial media untuk mendapatkan update terbaru, tips seputar solusi keuangan, dan informasi menarik lainnya. Kunjungi website Singa Fintech di Singa.id, atau temukan MinSing di platform sosial media berikut:

Tetap terhubung untuk mendapatkan solusi keuangan yang terbaik dan terpercaya dari Singa Fintech! #LifeBetterWithSinga

7 Tips Kelola Cash Flow Bisnis Biar Tetap Aman Setelah Liburan!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top

TKB Information

Sesuai dengan prinsip transparansi informasi untuk perlindungan Pengguna yang wajib dilaksanakan oleh penyelenggara Layanan Pendaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) dan diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan pada POJK 10/POJK 05/2022 dan SEOJK No.19 Tahun 2023, maka Singa Fintech mempublikasikan Tingkat Keberhasilan Penyelesaian Pinjaman dalam 90 hari (TKB90), 60 hari (TKB60), 30 hari (TKB30), 0 hari (TKB0) sebagaimana tertera.

Semakin tinggi presentasi TKB90 yang tertera, menandakan semakin baiknya penyelenggara dalam memfasilitasi penyelesaian pinjam meminjam antara pemberi dan penerima pinjaman.

Rumus perhitungan yang digunakan : 

1. TKB90

TKB 90 = 100% – TWP 90

TWP 90 =

Posisi akhir wanprestasi diatas 90 hari kalender

Total posisi akhir

X 100%

2. TKB60

TKB 60 = 100% – TWP 60

TWP 60 =

Posisi akhir wanprestasi diatas 60 hari kalender

Total posisi akhir

X 100%

3. TKB30

TKB 30 = 100% – TWP 30

TWP 30 =

Posisi akhir wanprestasi diatas 30 hari kalender

Total posisi akhir

X 100%

4. TKB0

TKB 0 = 100% – TWP 0

TWP 0 =

Posisi akhir wanprestasi diatas 0 hari kalender

Total posisi akhir

X 100%